RIAU MERDEKA / Otonomi / Gubri Sebutkan 5 Prioritas Pembangunan di Riau

Gubri Sebutkan 5 Prioritas Pembangunan di Riau

Otonomi - Redaksi |
Kamis, 20/02/2020 - 17:29:36 WIB
RIAU MERDEKA || PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar memaparkan lima prioritas pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2021 yang akan dilaksanakan di Provinsi Riau.

Pemaparan ini disampaikannya saat menghadiri acara forum konsultasi publik rencana awal RKPD Provinsi Riau tahun 2021, yang berlangsung di Premiere Hotel Pekanbaru, Rabu (19/02).

Adapun lima prioritas pembangunan ini didasarkan pada kondisi yang terjadi dilapangan yang memuat kemampuan riil daerah dengan kondisi permasalahan daerah. 

"Prioritas ini  yaitu pengembangan industri, pengembangan pertanian, pengembangan pariwisata, pengembangan infrastruktur, dan pengembangan sumber daya manusia yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing ekonomi," ujarnya.

Mantan Bupati Siak ini menerangkan, pengembangan lima bidang ini berdasarkan rumusan permasalahan yang ada di Riau. Untuk di bidang industri, ungkap Syamsuar, masih terdapat permasalahan belum berkembangnya industri hilir dan stagnasi pengembangan kawasan industri, investasi berfluktuasi, serta Indeks kemampuan masyarakat.

Di bidang pertanian, rendahnya produktivitas sektor pertanian, belum optimalnya pengembangan potensi pangan lokal, rendahnya pengawasan terhadap mutu dan keamanan pangan segar, serta belum optimalnya pengelolaan cadangan pangan daerah.

"Untuk wisata, rumusan permasalahannya pada pelestarian budaya belum optimal, karya seni budaya yang direvitalisasi dan diinventarisasi masih rendah, belum terinteliasinya nilai-nilai, tradisi dan hasil karya budaya melayu, terbatasnya aksesibilitas dan fasilitas destinasi wisata dan pemasaran pariwisata dan pengembangan ekonomi kreatif belum optimal," terangnya.

Sedangkan untuk permasalahan infrastruktur, Gubri mengatakan ada beberapa poin masalahnya, diantaranya kerusakan jalan dan sistem transportasi belum berkembang serta pelayanan pelabuhan belum optimal, terbatasnya akses air bersih dan air minum serta pengelolaan sampah dan air limbah belum baik, belum optimalnya penanganan kawasan kumuh dan ketersediaan infrastruktur dasar belum maksimal.

"Kebutuhan energi listrik meningkat, belum optimalnya cakupan pelayanan energi, masih rendahnya kualitas dan kuantitas jaringan irigasi, terjadinya degradasi dan deforestasi hutan dan lahan, perubahan tata guna dan fungsi hutan dan lahan serta okupasi kawasan konservasi, pencemaran air pada empat sungai besar, rendahnya pemanfaatan potensi pantai atau pesisir dan tingginya tingkat abrasi," tambah Syamsuar.

Ia menambahkan, Untuk permasalahan poin prioritas pembangunan sumber daya manusia, masih terdapat akses pelayanan pendidikan yang masih rendah, masih rendah layanan kesehatan, SDM yang belum memenuhi standar, serta terdapatnya ketimpangan Indeks Pembangunan Gender (IPG).

"Makanya kita prioritaskan lima pembangunan ini karena sesuai dengan kondisi di lapangan dan prioritas pembangunan nasional, dengan harapan akan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat," ungkapnya. 
Sumber :(MCR/IP

Komentar Anda :
 
Redaksi | Info Iklan
Copyright 2012 cv. PARADIGMA MEDIA MERDEKA (PMM), All Rights Reserved