RIAU MERDEKA / Pendidikan / Gubri Berikan Apresiasi Ke Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Gubri Berikan Apresiasi Ke Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Pendidikan - Redaksi |
Sabtu, 12/09/2020 - 17:45:09 WIB
RIAU MERDEKA || PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar terima kunjungan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai di Kediaman Gubernur Riau, jalan Diponegoro Pekanbaru, pada Jumat (11/9/2020).

Dalam pertemuan tersebut Gubri menerima pemaparan jajaran Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, terkait program-program kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Universitas yang berdiri di Bangkinang, Kabupaten Kampar itu. 

Prof. Dr. Amir Luthfi selaku Rektor Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai menyampaikan perkembangan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai pahlawan melalui video pemaparan yang menampilkan berapa kegiatan kerjasama yang pernah dilakukan.

"Semua mitra kerja sebagaimana sudah dirumuskan bahwa visi kita ini antara kualitas dan kewirausahaan," terang Amir Luthfi selaku Rektor Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Menurut Amir, pada perkembangan zaman sekarang ini, kewirausahaan yang tidak dikembangkan nantinya akan menambah jumlah pengangguran. Jadi oleh sebab itulah dalam kerjasama harus lebih banyak menekankan kepada pembinaan kewirausahaan.

Amir mencontohkan, keberhasilan sektor peternakan di Belanda dan Polandia yang menurutnya dianggap berhasil dalam sektor kewirausahaan. 

Pada kesempatan itu Gubernur Riau, Syamsuar memberikan apresiasi kepada jajaran Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Ia sependapat dengan yang disampaikan Rektor. 

Pembelajaran kewirausahaan sangan penting diterapkan di bangku perkuliahan. Artinya, pembelajaran bagaimana menjadi wirausaha harus ada. Bila ada dosen yang memiliki pengalaman kewirausahaan sebaiknya memberika teori sekaligus mempraktikkanya. 

Gubri menceritakan, bahwa ia pernah mengikuti perkuliahan di Universitas Islam Riau. Pada waktu itu pihak panitia mengundang pengusaha Indonesia yang sukses dan pernah menjabat Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat dalam Kabinet Indonesia Bersatu, yakni Aburizal Bakrie. 

"Pada perkuliahan itu Aburizal Bakrie menceritakan masa lalunya kalau ia menjual layang layang, sampai menjual benang gelas," Syamsuar menceritakan. 

"Jadi yang terpenting adalah mengubah pola pikir dari mencari kerja menjadikan pencipta lapangan kerja. Pembangunan berkelanjutan sangat membutuhkan pemuda-pemudi yang memiliki jiwa entrepreneur," jelasnya. 

"Tentunya program pak Prof tadi sangat bagus untuk kedepannya, dan saya sendiri sangat mendukung atas program Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai," pungkasnya. 
Sumber :  (Mcr/Sur)



Komentar Anda :
 
Redaksi | Info Iklan
Copyright 2012 cv. PARADIGMA MEDIA MERDEKA (PMM), All Rights Reserved