Rohul Perkuat Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat
RIAUMERDEKA--Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) memperingati Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rohul, Senin (12/10/2026). Hal itu ditandai dengan menggelar upacara peringatan di halaman Kantor Bupati Rohul.
Mengusung tema “Maju Bersinergi Membangun Negeri”, momentum bersejarah ini menjadi refleksi perjalanan pembangunan sekaligus penguatan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Upacara berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri Bupati Rohul Anton, ST., MM., Wakil Bupati H. Syafaruddin Poti, SH., MM., serta sejumlah tokoh penting, mulai dari perwakilan Pemerintah Provinsi Riau, para mantan kepala daerah, tokoh pendiri Kabupaten Rokan Hulu, tokoh adat, pimpinan DPRD, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, kepala desa, hingga mahasiswa dan pelajar.
Gubernur Riau diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Riau, H. Zulkifli Syukur, MA., M.Si. Turut hadir mantan Bupati Rokan Hulu Drs. H. Achmad, M.Si., mantan Penjabat Bupati H. Masrul Kasmi, mantan Wakil Bupati Ir. H. Hafit Syukri, MM., dan H. Indra Gunawan, serta mantan Sekretaris Daerah H. Masperi dan Ir. H. Damri.

Hadir pula Penjabat Sekda Rokan Hulu Drs. H. Yusmar, M.Si., Ketua TP PKK Rokan Hulu dr. Yeni Dwi Putri, Ketua LAM Rokan Hulu H. Zulyadaini, Raja-raja Lima Luhak, pimpinan DPRD, tokoh masyarakat, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.
Dalam amanatnya, Bupati Anton menyampaikan bahwa perjalanan kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Syafaruddin Poti telah memasuki satu tahun tujuh bulan 22 hari.
Ia menegaskan komitmen untuk terus membawa Kabupaten Rokan Hulu menjadi daerah yang semakin maju, religius, sejahtera, dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni mewujudkan Rokan Hulu sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang religius melalui pemanfaatan sumber daya alam berwawasan lingkungan, menuju masyarakat yang sejahtera dan berkelanjutan.

Menurut Anton, tema “Maju Bersinergi Membangun Negeri” mengandung pesan bahwa pembangunan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, tokoh adat, tokoh agama, dan generasi muda agar kemajuan daerah dapat dirasakan secara merata.
Salah satu capaian yang disorot dalam pidatonya adalah pertumbuhan ekonomi Kabupaten Rokan Hulu yang tercatat sebesar 6,79 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata Provinsi Riau sebesar 4,59 persen dan nasional sebesar 5,13 persen.

“Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Rokan Hulu tercatat sebesar 6,79 persen, lebih tinggi daripada rata-rata Provinsi Riau sebesar 4,59 persen dan nasional sebesar 5,13 persen. Ini merupakan capaian yang patut kita syukuri, sekaligus menjadi dorongan agar pembangunan ekonomi semakin membuka peluang bagi masyarakat,” ujar Anton.
Capaian tersebut, lanjutnya, menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sektor ekonomi produktif dan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
KURDA ASA dan Job Fair, Buka Peluang Ekonomi Masyarakat
Di sektor ekonomi kerakyatan, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu terus mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program Kredit Usaha Rakyat Daerah (KURDA ASA).
Melalui program tersebut, pemerintah daerah memberikan dukungan permodalan sebesar Rp5 juta dengan bunga ditanggung pemerintah daerah. Program ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengembangkan kegiatan ekonomi, memperkuat kemandirian, dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Selain penguatan UMKM, Pemkab Rokan Hulu juga menyiapkan terobosan di bidang ketenagakerjaan melalui penyelenggaraan Job Fair yang menghadirkan 50 perusahaan dengan total 500 lowongan kerja.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 17–18 Oktober 2026 di halaman Kantor Bupati Rokan Hulu. Agenda ini diharapkan menjadi jembatan antara pencari kerja dan dunia usaha sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan sesuai kompetensi.
Infrastruktur Terus Digenjot, Konektivitas Antarwilayah Diperkuat
Di bidang infrastruktur, Pemkab Rokan Hulu terus mendorong peningkatan konektivitas antardesa dan antarkecamatan melalui berbagai program pembangunan dan peningkatan kualitas jalan.
Bupati Anton memaparkan sejumlah kegiatan penanganan infrastruktur, meliputi peningkatan konektivitas jalan sepanjang 13,21 kilometer dan rekonstruksi jalan sepanjang 14,74 kilometer.
Selain itu, terdapat program rekonstruksi jalan melalui Dana Bagi Hasil (DBH) sepanjang 6,12 kilometer dengan anggaran sekitar Rp27 miliar.
Dukungan pemerintah pusat juga diperoleh melalui program Instruksi Presiden tentang Jalan Daerah (IJD) dengan anggaran sekitar Rp37 miliar untuk penanganan jalan sepanjang 5,1 kilometer.
Pembangunan daerah turut mencakup pembangunan gedung DPRD dengan nilai anggaran Rp8,8 miliar, revitalisasi kawasan kumuh perkotaan, serta penataan kawasan Danau Dipo Boncah Balong.
Pemkab Rokan Hulu juga terus mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Riau tahun 2027. Persiapan dilakukan melalui rehabilitasi astaka MTQ dan pembangunan stadion berstandar nasional.
Berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat fasilitas publik, meningkatkan aksesibilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah Kabupaten Rokan Hulu.
Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas Pembangunan
Di bidang pendidikan, pemerintah daerah terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah melalui program revitalisasi yang bersinergi dengan pemerintah pusat.
Pada 2025–2026, Kabupaten Rokan Hulu memperoleh program revitalisasi untuk 84 satuan pendidikan dengan total anggaran sekitar Rp79,44 miliar. Program tersebut mencakup 13 PAUD, 27 SD, dan 21 SMP.
Selain perbaikan fasilitas pendidikan, pemerintah daerah juga membagikan pakaian seragam sekolah kepada 17.340 siswa, membentuk Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (MBG) tingkat daerah, serta mempersiapkan pembangunan Sekolah Terintegrasi atau Sekolah Garuda di atas lahan seluas 20 hektare.
Sementara itu, di sektor kesehatan, cakupan Universal Health Coverage (UHC) atau jaminan kesehatan daerah telah berada di atas 95 persen.
Pemkab Rokan Hulu juga melaksanakan penelusuran kasus tuberkulosis (TBC) secara terintegrasi, pemeriksaan kesehatan gratis yang telah menjangkau 56 desa dari total 145 desa dan kelurahan, serta program imunisasi kejar dan imunisasi lengkap.
Dalam amanatnya, Anton turut menyoroti peningkatan pelayanan fasilitas kesehatan. Dari total 23 puskesmas di Kabupaten Rokan Hulu, sebanyak 10 puskesmas telah memiliki fasilitas rawat inap.
Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat pelayanan kesehatan agar masyarakat semakin mudah memperoleh layanan yang berkualitas dan terjangkau.
Bersinergi dengan Dunia Usaha di Tengah Tantangan Fiskal
Bupati Anton mengakui bahwa pembangunan daerah menghadapi tantangan fiskal dan kebijakan efisiensi anggaran. Kondisi tersebut menuntut pemerintah daerah menetapkan prioritas pembangunan secara cermat serta memastikan penggunaan anggaran dilakukan secara bertanggung jawab.
Untuk menjaga kesinambungan pembangunan, Pemkab Rokan Hulu memperkuat sinergi dengan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Sejumlah kegiatan yang didukung melalui sinergi tersebut meliputi pengecatan Islamic Centre, pengecatan Gedung Pasar Modern Pasir Pengaraian, rehabilitasi ruas Jalan Provinsi Ujung Batu–Pasir Pengaraian, serta pembangunan 34 unit rumah layak huni.
“Kita memahami bahwa pembangunan saat ini menghadapi tantangan fiskal dan efisiensi anggaran. Keadaan ini menuntut kita menetapkan prioritas secara cermat, menggunakan anggaran dengan penuh tanggung jawab, dan mencari cara agar pembangunan tetap berjalan sesuai kemampuan daerah,” ungkap Anton.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu langkah penting agar program pembangunan tetap berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu bersama DPRD juga telah melakukan nota kesepakatan pembiayaan dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI. Pembiayaan tersebut direncanakan untuk pembangunan RSUD enam lantai dan rehabilitasi Gedung Daerah.
Pada momentum Hari Jadi ke-27 ini, Bupati Anton menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada para tokoh pendiri Kabupaten Rokan Hulu, para bupati dan wakil bupati terdahulu, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam perjalanan pembangunan daerah.
Ia menilai kemajuan yang dinikmati saat ini tidak terlepas dari perjuangan, pengabdian, dan kerja keras para pemimpin terdahulu bersama masyarakat.
“Saya menyampaikan penghormatan dan terima kasih kepada para tokoh pendiri Kabupaten Rokan Hulu, para bupati dan wakil bupati serta seluruh pemimpin terdahulu. Apa yang kita lanjutkan hari ini tidak terlepas dari perjuangan dan pengabdian yang telah Bapak dan Ibu berikan,” tutur Anton.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan Rokan Hulu merupakan perjalanan panjang yang membutuhkan kesinambungan, kebersamaan, dan komitmen seluruh elemen masyarakat.
Rangkaian HUT Berlanjut hingga Akhir Oktober
Peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hulu tidak hanya diisi dengan upacara resmi, tetapi juga dilanjutkan dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.
Setelah pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Anton bersama Wakil Bupati H. Syafaruddin Poti, didampingi para mantan kepala daerah yang hadir, sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan Kabupaten Rokan Hulu yang dikenal dengan julukan Negeri Seribu Suluk.
Rangkaian peringatan juga mencakup Job Fair pada 17–18 Oktober 2026, Tabligh Akbar bersama Ustaz Pantun pada 22 Oktober 2026, serta hiburan rakyat yang dijadwalkan menjadi penutup rangkaian HUT pada 31 Oktober 2026 di Kecamatan Ujung Batu.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap peringatan Hari Jadi ke-27 tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan optimisme, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Dengan semangat “Maju Bersinergi Membangun Negeri”, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menegaskan komitmen untuk melanjutkan pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, memperkuat perekonomian daerah, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta memperluas pemerataan pembangunan menuju Rokan Hulu yang semakin maju dan sejahtera.
(ADV/Pal)




Tulis Komentar